Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah yang Benar Sesuai Aturan Leluhur

Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah yang Benar Sesuai Aturan Leluhur – Keris yang masuk dalam warangka, jika keris hiasan atau ageman yang biasanya tidak perlu mendapat warangan, tidak perlu dipersoalkan. Tetapi kalau keris tersebut tergolong keris pusaka tayuhan apa lagi diberi warangan, maka diingatkan kepada siapapun agar bertindak hati-hati. Terlebih bila mengeluarkan atau memasukkan kembali keris itu ke dalam warangka. Maka dari itu penting untuk tahu Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah.

Keris pusaka biasanya dilapisi oleh pamor yang bahannya dari besi Pamor. Bagi siapa yang tergores pamor, kulit pasti membusuk. Walau juga bisa disembuhkan, tetapi kalau keris pusaka yang berpamor apalagi diberi warangan, jika kulit tergores selain membusuk pada masa dahulu sukar diobati. Syukurlah bahwa sekarang sudah ada sarana penyembuhannya. Maka seyogyanya jika akan mengeluarkan keris pusaka dari warangka, pakailah Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah yang dianjurkan.

Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah, Dianjurkan oleh Leluhur

Peganglah gandar di tangan kiri, arahkan mulut (lubang) warangka ke arah kanari, dan arahnya depan dada jarak selurus tangan. Tangan kanan yang memegang ukiran mulai merenggangkan ibu jari, untuk ditekankan di Tampingan.

Tariklah pelan-pelan keris yang keluar dari warangka ke arah kanan dengan jarak serentang tangan, jalankan tangan yang memegang keris ke belakang sampai kira-kira sejajar dengan telinga. Biarkan sebentar dan barulah keris tersebut dilihat atau diletakkan di tempat yang sudah tersedia. Adapun warangka yang dipegang oleh tangan kiri, boleh diturunkan tetapi lubang warangka supaya selalu ke arah depan. Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah seperti itu mempunyai maksud tertentu.

Keris pusaka yang diberi warangan adalah beracun. Bila lama berada di dalam warangka, tidak hanya kerisnya saja, tetapi warangkanya pun juga ikut beracun. Racun yang lama tersimpan dalam warangka, jika sewaktu-waktu keris dilolos dengan cara menarik begitu saja, maka hawa racun yang mengendap di warangka dan racun yang berada di keris dengan seketika menguap keluar. Uap racun tersebut jika mengenai kulit muka atau anggota badan yang lain, pastilah yang terkena akan membusuk kulitnya.

Baca Juga :   Asal Mula Keris Bertuah (Tosan Aji), Bagaimana Energi Keris Membawa Kesuksesan?

Tetapi kalau Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah dengan cara pelan pelan mengeluarkan keris dari warangka, keluarnya hawa yang beracun juga pelan-pelan. Setelah berada di luar warangka, lama-lama pasti akan kalah dayanya dengan hawa bersih yang biasa kita hadapi. Akhirnya racun akan hilang dengan sendirinya.

Dan jika keris akan dimasukkan lagi, sebaiknya juga dengan cara yang sudah diterangkan di atas. Letak warangka dan cara memasukkan pelan-pelan agar masuknya keris ke dalam warangka, tidak mendesak hawa beracun yang masih tertinggal dalam lubang. ltulah cara-cara yang baik untuk membuka dan mengembalikan keris dari dan ke dalam warangka.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang KERIS BERKHODAM, Keris Pusaka yang bisa dimanfaatkan untuk kehidupan. Baik untuk kewibawaan, untuk kesejahteraan hidup. Untuk pengasihan, untuk kerezekian, jabatan dan kekayaan. Silahkan hubungi admin kami :

Call Center 1

Telepon & SMS : 082223338771

Call Center 2

Telepon & SMS : 085712999772

cara memanfaatkan pusaka keris, cara menggunakan keris, cara menggunakan keris putut sajen
Cara Menayuh Pusaka Keris, Cara Merasakan Energi Dan Tuah di Dalamnya<< >>Kepercayaan Terhadap Keris Keramat Bertuah, Apakah Syirik? Ini Penjelasannya!

About the author : apnusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published.