Cara Merawat Keris Pusaka Agar Tetap Mengandung Tuah Tinggi

Cara Merawat Keris Pusaka Agar Tetap Mengandung Tuah Tinggi – Sebuah Keris Pusaka sejatinya harus dirawat, minimal secara fisik dibersihkan secara berkala. Perawatan Keris Pusaka Bertuah yang dimaksud di sini adalah membersihkan bilah secara tradisional melalui beberapa tahap.

Apabila ada yang memerlukan sesaji biasanya menyediakan sesaji terdiri dari :

  1. Kembang setaman
  2. Tumpeng robyong
  3. Jajan pasar
  4. Jenang abang putih
  5. Gula klapa

Sesaji tersebut dibuat sebelum Keris Pusaka Bertuah dilepas dari warangkanya.

Proses Cara Merawat Keris Pusaka

Selanjutnya, proses perawatan dengan cara marangi sebagai berikut :

  1. Cara merawat keris pusaka yang pertama adalah Merendam Keris Pusaka Bertuah dalam air Kelapa. Keris Pusaka Bertuah dilepas dari sarungnya dan tangkainya juga. Lalu dicuci dengan air sabun agar minyak yang menempel hilang. Lama perendaman dengan air kelapa ini tergantung dari kotor dan tidaknya Keris Pusaka Bertuah. Bila banyak berkarat memerlukan waktu Jebih lama. Perendaman menggunakan bak dari kayu/pralon berukuran 60 – 80 cm, kedalamannya 5 – 10 cm.
  2. Sambil menunggu kita siapkan serbuk warangan yang dilarutkan dalam air jeruk nipis. Untuk 1 liter air jeruk diberi 100 gram serbuk warangan dan sesendok serbuk besi. Simpan larutan ini di dalam botol dan tutup rapat-rapat. Berilah label bertuliskan awas racun, tempatkan jauh dari jangkauan anak. Sebaiknya disembunyikan di tempat khusus di belakang rumah dan sebagainya. Proses membuat larutan itu disebut membuat com-coman warangan agar nantinya siap untuk marangi Keris Pusaka Bertuah.
  3. Membersihkan bilah Keris Pusaka Bertuah Bilah diambil dari rendaman, lalu digosok dengan sikat serabut. Taburi abu secukupnya agar karat yang menempel hilang. Bilas dengan air bersih. Jika tampak putih merata dipel dengan kain dan seterusnya dijemur.
  4. Marangi bilah Keris Pusaka Bertuah Diperlukan bak kayu yang khusus untuk merendam Keris Pusaka Bertuah dengan larutan warangan. Ukuran panjang sama tetapi lebih dangkal dari bak pertama di atas.
Baca Juga :   Asal Mula Keris Bertuah (Tosan Aji), Bagaimana Energi Keris Membawa Kesuksesan?

Ada 2 cara marangi yaitu dengan cara :

  • Dinyek (Dipijat-pijat dengan jari tangan) Bilah yang sudah bersih dan kering itu dilumuri warangan, kemudian dipijat-pijat agar larutan menempel rata ke seluruh permukaan Keris Pusaka Bertuah. Hal ini dilakukan berulangulang hingga wama bilah menjadi hitam. Perlu diketahui bahwa larutan yang sudah jadi terasa lengket. Selain itu kita harus hati-hati jangan sampai tergores.
  • Cara yang kedua merendam Keris Pusaka Bertuah yang bersih kering dalam larutan warangan. Lama perendaman sekitar 5 15 menit, kemudian diangkat dan diangin-anginkan. Setelah agak kering rendam lagi dengan posisi dibalik. Yang tadi dibawah perendaman berikutnya di atas. Proses ini dilakukan 3 – 4 kali, sehingga wama Keris Pusaka Bertuah menjadi hitam merata.
  1. Cara merawat keris pusaka selanjutnya adalah dengan Membuka Pamor ( = ngeplok). Kita ambil sebuah jeruk nipis dan kupas kulit pada bagian tengahnya saja. Iris menjadi dua belahan. Keris Pusaka Bertuah yang telah tampak hitam tadi permukaannya digosok perlahan agar pamornya tampak. Boleh diberi abu halus sedikit. Apabila ornamen pada permukaan bilah itu bermunculan, maka Keris Pusaka Bertuah dapat dibilas dengan air bersih dan sampo. Jika tidak luntur berarti kita berhasil marangi. Jika masih gagal, perlu diulang mulai dari tahap ke dua yaitu mengeringkan kembali dan merendam dalam larutan warangan. Keris Pusaka Bertuah yang telah dibilas tadi selanjutnya dipel dan dijemur.
  2. Meminyaki Keris Pusaka Bertuah Sediakan minyak cendana. Boleh dicampur dengan minyak kenanga dan gandapura. Pasang dahulu tangkai/pegangannya. Gunakan kuas kecil waktu meminyaki. Usahakan agar seluruh permukaan bilah terkena minyak. Angin-anginkan dahulu sebelum dimasukkan ke dalam warangkanya.

Pemberian minyak ini dilakukan sebulan sekali cukup baik. Ada yang dikerjakan bertepatan dengan hari kelahiran/weton, atau malam Jumat, terserah saj?. kapan waktunya. Dengan demikian dapat dipastikan Keris Pusaka Bertuah tidak lekas rusak dimakan karat. Langkah ini merupakan salah satu usaha dalam warangka pelestarian nilai-nilai budaya bukan?

Baca Juga :   Asal Usul Keris Bertuah dan Berkhodam Berdasarkan Kepemilikannya

Demikian cara merawat keris pusaka bertuah yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk Anda.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang KERIS BERKHODAM, Keris Pusaka yang bisa dimanfaatkan untuk kehidupan. Baik untuk kewibawaan, untuk kesejahteraan hidup. Untuk pengasihan, untuk kerezekian, jabatan dan kekayaan. Silahkan hubungi admin kami :

Call Center 1

Telepon & SMS : 082223338771

Call Center 2

Telepon & SMS : 085712999772

cara merawat keris berkhodam, merawat keris, bahan membersihkan pusaka, jeruk nipis untik pusaka, rendaman keris dari karat
Asal Usul Keris Bertuah dan Berkhodam Berdasarkan Kepemilikannya<< >>Makna Keris, Daya Magis Dan Nilai Metafisika. Mengapa Keris Harus Anda Miliki?

About the author : apnusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published.