Keris Mpu Gandring Ditemukan, Terkubur di Kawah Gunung Kelud

Keris Mpu Gandring Ditemukan, Terkubur di Kawah Gunung Kelud – Keris Mpu Gandring yang merupakan bagian dari sejarah keris Nusantara memang selalu menarik untuk dibahas. Mengenai sejarah, keberadaan dan asal usulnya selalu ingin diketahui Publik, terlebih para pecinta Keris Pusaka. Dan kali ini Publik dikagetkan dengan berita bahwa Keris Mpu Gandring Ditemukan. Benarkah keris pusaka ini akhirnya ditemukan setelah dahulu pernah membunuh 6 punggawa kerajaan Singosari? Mari simak penjelasan Kang Masrukhan (Pakar Keris Bertuah).

Sejarah Asal Usul Pembuatan Keris Empu Gandring

Sebelum membahas bagaimana dan dimana Keris Mpu Gandring ditemukan, kita coba tengok sejarah lebih dulu. Keris Mpu Gandring adalah keris pusaka yang terbuat dari bongkahan logam yang jatuh dari langit atau meteorit. Bongkahan logam tersebut diduga memiliki aura yang negatif. Sebuah aura yang sangat jahat dan haus darah. Terbukti, nyawa sang empu pembuat keris tersebut, yaitu Mpu Gandring tewas oleh keris buatannya sendiri. Selain itu Keris Mpu Gandring juga menewaskan prajurit Keboijo, Ken Arok dan Anusapati. Setelah membunuh Anusapati dengan keris Empu Gandring, Tohjaya naik tahta menjadi Raja Singosari.

Belum genap setahun menjabat sebagai Raja Singosari, Tohjaya tewas dalam sebuah pemberontakan yang dipimpin oleh Ranggawuni yang merupakan anak Anusapati. Ranggawuni yang membalaskan dendam ayahnya tersebut akhirnya menjadi Raja Singosari dan bergelar Wisnuwardhana (1248-1268). Semua ini terjadi akibat kutukan dari keris tersebut oleh “sang Empu”.

Cerita Keris Mpu Gandring Ditemukan

Di masa kepemimpinan Wisnuwardhana, perseteruan antar-keluarga dalam dinasti Rajasa berakhir. Wisnuwardhana menikah dengan putri eks kerajaan Kadiri yang tamat riwayarnya setelah dikalahkan oleh Ken Arok, pendiri Kerajaan Singosari. Berabad-abad silam, Jawadwipa (Pulau Jawa) dikisahkan selalu dalam kondisi tidak stabil. Daratannya terombang-ambing, timbul tenggelam terayun oleh gelombang samudera. Kalangan dewata di kahyangan pusing tujuh keliling, hingga akhirnya muncul ide cemerlang dari Betara Guru.

Baca Juga :   Cara Menggunakan Keris Pusaka Bertuah yang Benar Sesuai Aturan Leluhur

“Jawadwipa, harus diberi pemberat, biar tidak terus terombang-ambing,” demikian ide cemerlang Betara Guru. “Mahameru yang ada di Jambhudwipa (India), harus dipindahkan ke Jawadwipa,” lanjut sang betara menjelaskan gagasannya. Para dewata sepakat Gunung Mahameru dipindahkan ke Pulau Jawa. Namun, dalam proses pemindahannya, bagian gunung berguguran di sepanjang perjalanan, hingga menjadi gunung-gunung lain di Jawa. Satu di antara gunung-gunung itu adalah Kampud (Gunung Kelud). Gunung dimana beredar bahwa disinilah keris mpu gandring ditemukan.

Sementara yang lainnya adalah Gunung Katong (Lawu), Wilis, Kawi, Arjjunai (Arjuno) dan Gunung Kemukus (Welirang). Tubuh Mahameru diletakkan agak miring. Menyandar pada Gunung Brahma (Bromo), hingga akhirnya menjadi Gunung Sumeru (Semeru). Sedang puncak Mahameru didirikan, hingga menjadi Pawitra atau Gunung Penanggungan.

Soal keberadaan Gunung Kelud, konon, kawah gunung itu sebenarnya merupakan kuburan dari keris Mpu Gandring. Meski kebenaran atas kisah keris Mpu Gandring ditemukan ini masih perlu pembuktian, namun banyak warga yang terlanjur mempercayainya. Tetapi sejarah mencatat, betapa haus darahnya keris ciptaan empu itu.

Gunung Kelud memiliki legenda yang panjang di negeri ini. Saat Kerajaan Majapahit berjaya, Gunung Kelud juga sempat meletus. Letusan Kelud menjadi perhatian raja terbesar Kerajaan Majapahit saat itu: Hayam Wuruk. Bahkan, konon kawah Kelud dijadikan tempat membrangus aura jahat keris Mpu Gandring oleh Raja Singosari saat itu, yaitu Wisnuwardana.

Itulah kisah tentang Keris Mpu Gandring ditemukan, yaitu diperkirakan ada di kawah Gunung Kelud. Gunung Kelud meletus hebat sejak Kamis malam tanggal 13 Februari tahun 2014 lalu sekitar pukul 22.50 WIB. Abu vulkaniknya menyebar hingga sampai ke Bandung, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 3 Orang tewas akibat tertimpa bangunan yang roboh lantaran terkena abu vulkanik gunung yang terletak di Kediri, Jawa Timur tersebut. Entah keris Mpu Gandring benar benar ada disana atau letusan kawahnya membawa ke suatu tempat entah dimana keberadaan pusaka tersebut.

Baca Juga :   Ilmu Tangguh Keris Tosan Aji, Ilmu Memahami Waktu Pembuatan Keris

Menurut Kang Masrukhan, kedalaman kawah Gunung Kelud telah memenjarakan pusaka tersebut hingga kini. Namun energi dalam keris tersebut masih bisa dirasakan dan dimanfaatkan untuk hal kebaikan/ hal hal positif.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang KERIS BERKHODAM, Keris Pusaka yang bisa dimanfaatkan untuk kehidupan. Baik untuk kewibawaan, untuk kesejahteraan hidup. Untuk pengasihan, untuk kerezekian, jabatan dan kekayaan. Silahkan hubungi admin kami :

Call Center 1

Telepon & SMS : 082223338771

Call Center 2

Telepon & SMS : 085712999772

Keris Empu Gandring, Dibalik Terbunuhnya 6 Korban Akibat Kutukan Sang Empu<< >>Ciri Khas Keris Pusaka Tanah Jawa, Zaman Kerajaan Hindu Hingga Islam

About the author : apnusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published.